Jumat, 02 Desember 2016

Hati-hati Modus Penipuan dengan E-Cash Mandiri

Seiring kemajuan teknologi informasi yang semakin memudahkan gaya hidup termasuk bertransaksi online, semakin marak juga modus-modus penipuan yang menggunakan kecanggihan teknologi tersebut. Apapun itu selalu mempunyai dua sisi baik atau buruk, bagaikan sebuah pisau yang membantu pada saat memasak atau digunakan untuk melukai orang.

Sebelum saya cerita, saya himbau bagi sobat semua terutama sobat yang berjualan barang secara online agar berhati-hati terhadap penipuan. Zaman sekarang tidak hanya pembeli yang berhati-hati terhadap penjual online, tetapi penjual pun harus hati-hati terhadap "PEMBELI NAKAL" (baca: PENIPU).

Singkat cerita barusan ada yang mau beli handycam saya yg saya iklankan di OLX
Dimulai dari chat di whatsapp(WA) dari nomor: +62 813-6920-7490 atas nama Alamsyah bertanya tentang handycam tersebut dan lokasi kota tempat saya tinggal (disini saya mulai merasa aneh karena sudah jelas saya iklankan di denpasar). 
Lanjut saya beritahu tempat tinggal saya di denpasar, lalu dia minta agar barangnya bisa dikirim ke bandung. 
Setelah deal harga lalu dia meminta nomor rekening saya, saya pun memberikannya untuk tujuan pembayaran. 
Setelah itu anehnya dia langsung mengirim screenshoot SIM & Kartu Mahasiswanya (agar kelihatan meyakinkan) ditambah pertanyaan dia "Ini bisa bisa dipercaya gan?" (sekali lagi agar kelihatan meyakinkan) dan saya juga menawarkan alternatif untuk bertransaksi melalui tokopedia agar sama2 enak.

Berikut DP di WA:


Berikut screenshoot identitas yang dikirim pelaku:


Berikut beberapa screenshoot percakapan saya:





Selanjutnya muncul lagi keanehan dia meminta agar saya cek saldo saya dulu (dalam hati ngerasa aneh apa hubungannya) yang pada akhirnya saya tahu itu agar SI PENIPU tahu saya punya duit atau tidak untuk dikuras. Selanjutnya saya pun mengirimi screenshot saldo saya (karena saya 90% masih masih berpikiran positif terhadap calon pembeli ini). Setelah itu dia pun mengirimi saya screenshoot transfer dia menggunakan E-Cash Mandiri.



Lalu dia pun mengkonfirmasi kalau dia hanya bisa mentransfer uang lewat E-cash saja. Disini saya tambah curiga 80% ini ada apa-apanya,
Saya tanya : "Kok ga transfer biasa aja gan?" lalu setalah itu dia pun menelepon kalau dia hanya bisa mentransfer lewat e-cash dengan berbagai alasannya katanya dia cuma punya uang di E-Cash saja. Dia juga bertanya apa saya pernah memakai E-cash, saya jawab belum. Lalu dia pun menyuruh saya untuk ke ATM untuk bisa menarik tunai uang yang dia transfer tersebut dan akan dia pandu lewat telepon jika tidak mengerti.
Saya tidak langsung percaya dengan kata dia yang harus ke ATM, lalu saya bilang nanti akan saya cek dulu.

Setelah saya mendapati screenshoot E-cash yang kata dia sebagai bukti transfer saya pun langsung browsing googling tentang apa itu E-Cash dan juga mencari tahu modus penipuan melalui  e-cash.

E-cash Mandiri adalah uang elektronik yang memanfaatkan nomor handphone sebagai no rekeningnya jadi kita bisa mentransfer atau berbelanja dengan E-cash tanpa harus memiliki rekening di Bank Mandiri.
Berikut lebih jelasnya: Mandiri e-cash.
Berdasarkan hasil googling saya (keyword: ecash mandiri penipuan) Saya juga mendapati bahwa banyak modus penipuan yang dilakukan melalui E-Cash.

Setelah itu dia pun mengirimi saya cara menggunakan E-Cash versi dia (baca: Modus Penipu)
Silahkan dibaca sendiri PANDUAN SI PENIPU:

Yang setelah saya baca INTINYA SAYA DISURUH TOPUP (ISI REKENING) SI PENIPU MELALUI TRANSFER ATM SAYA.
Untungnya saya tahu gelagat SI PENIPU.

pada saat saya mencari informasi tentang e-cash saya terus ditelpon yang pada akhirnya saya angkat dengan jawaban:

K*mpr*t loe! loe mau nipu ya! dasar PENIPU K@MPR*T!!

telpon pun dimatikan.

"HIKMAH YANG BISA DIAMBIL, JANGANLAH TERLALU MUDAH PERCAYA DENGAN ORANG LAIN, DAN TETAP SELALU BERHATI-HATI DI ZAMAN YANG SERBA ONLINE INI".

"PESAN UNTUK PENIPU SEGERALAH BERTOBAT DAN CARI PEKERJAAN YANG BENAR"

SEKIAN DAN TERIMA KASIH.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut